Home
Artikel 131 - Makanan-Makanan Terlarang
Artikel 130 - Makanan Halal... Pengertiannya
Artikel 129 - Hijrah Sebelum Hijrah
Artikel 128 - Hijrah Para Anbiya
Artikel 127 - Peristiwa Hijrah Dalam Renungan Sejarah
Artikel 126 - Hari Asyura Hari Penuh Makna
Artikel 125 - Bertamu Di Bumi Allah SWT
Artikel 124 - Memenuhi Panggilan Allah SWT
Artikel 123 - Qurban Buat Yang telah Tiada
Artikel 122 - Galakkan dan Larangan Pada Hari Raya Aidil Adha
Artikel 121 - Hukumnya Mengerjakan Qurban
Artikel 120 - Bulan Zulhijjah Antara Bulan Pilihan Allah SWT
Artikel 109 - Jadilah pemuda Pemudi Contoh
Artikel 108 - Sayyidah Asiah: Contoh Wanita Solehah
Artikel 107 - Pemuda Ashabul Kahfi
Artikel 106 - Tanggungjawab Muda Mudi
Artikel 105 - Pemuda Pemudi Harapan Bangsa
Artikel 104 - Muslim yang Baik ialah Rakyat yang Baik
Artikel 103 - Pingat Emaskah Untukku?
Artikel 102 - Berjayakah Ramadanku?
Artikel 101 - Sampai Ke Tahap Manakah Ibadah Puasaku?
Artikel 100 - Adakah Diriku Sudah Berubah?
Artikel 99- Persiapan menghadapi Ramadan
Artikel 98 - Cinta yang Dituntut
Artikel 97 - Melayari Bahtera Rumahtangga
Artikel 96 - Keluarga Bahagia Syurga Dunia
Artikel 95 - Keperibadian Rasulullah SAW
Artikel 94 - Kacaknya Nabi Kita
Artikel 93 - Anda Cintakan Nabi?
Artikel 92 - Insan Terbaik Di Dunia
Artikel 91 - MENCARI HAJI MABRUR
Artikel 90 - KEWAJIPAN MENUNAIKAN HAJI
Artikel 89 - SEJARAH DAN PERISTIWA HAJI
Artikel 88 - Kelebihan Mengerjakan Umrah
Artikel 87 - Umrah Pengukuh Iman
Artikel 86 - Cara Rasulullah SAW Menyambut Hari Raya Eidul Fitri
Artikel 85 - Keistimewaan Beribadah Di Bulan Ramadan & Kewajipan Membayar Zakat Fitrah
Artikel 84 - Hukumnya Berpuasa
Artikel 83 - Hikmahnya Berpuasa
Artikel 82 - Bulan Ramadan Al Mubarak
Artikel 81 - Harta Umat Nabi Muhammad SAW (Siri 8)
Artikel 80 - Harta Umat Nab Muhammad SAW (Siri 7)
Artikel 79 - Harta Umat Nabi Muhammad SAW (Siri 6)
Artikel 78 - Harta Umat Nabi Muhammad SAW (Siri 5)
Artikel 77 - Harta Umat Nabi Muhammad SAW (Siri 4)
Article 76- Harta Umat Islam (Siri 3)
Artikel 75 - Harta Umat Nabi Muhammad SAW (Siri 2)
Artikel 74 - Harta Umat Nabi Muhammad SAW
Artikel 73 - Adab-Adab Bergurau Senda
Artikel 72 - Ziarah Diri Menjelang Tahun Baru Masihi
Artikel 71 - Sambutan hari Krismas Buat Seorang Muslim
Artikel 70 - Menziarahi Orang Sakit
Artikel 69 - Akhlak yang Mulia
Artikel 68 - Panggilan Allah SWT
Artikel 67 - Akhlak Islamiyyah
Artikel 66 - Wasiat Rasulullah SAW Untuk Wanita
Article 65 - Khasiat Buah-Buahan Di Dalam Al Quran
Artikel 64 - Buah-Buahan Dalam Al Quran
Artikel 63 - Kekalkan Semangat Ramadan
Artikel 62 - Itikaf di Rumah Allah
Artikel 61 - Muslim Yang Baik Adalah Rakyat Yang Baik
Artikel 60 - Sifat Puasa Baginda Nabi Muhammad S.A.W
Artikel 59 - Ilmu Dari Perspektif Islam dan Barat
Artikel 58 - Pengurusan Marah Dalam Islam
Artikel 57 - Marah yang Hakiki Dari Sudut Pandang Islam
Artikel 56 - Hormat Menghormati Antara Satu Sama Lain
Artikel 55 - Penghargaan Terbaik Buat Ibu Bapa
Artikel 54 - Ketenangan Jiwa
Artikel 53 - Mengingati Kematian
Artikel 52 - Ukhuwah Islamiyah
Artikel 51 - Keistimewaan Hari Jumaat
Artikel 50 - Sifat Wuduk Rasulullah SAW
Artikel 49 - Ganjaran Memelihara Anak Yatim
Artikel 48 - Kelebihan Solat Subuh
Artikel 47 - Kedudukan Selawat Dalam Islam
Artikel 46 - Kelebihan Bulan Rabiulawal
Artikel 45 - Sifat Solat Nabi SAW
Artikel 44 - Petua Khusyuk Dalam Solat
Artikel 43 - Solat lambang Keteguhan Iman
Artikel 42 - Menjadi Muslim yang Proaktif
Artikel 41 - Peranan Ilmu dalam Kehidupan Seorang Muslim
Artikel 40 - Kelebihan Bulan Muharram
Artikel 39 - Peranan Wanita Dalam Peristiwa Hijrah
Artikel 38 - Rahsia Hijrah Nabi Muhammad SAW
Artikel 37 - Doa Akhir Tahun 1432H & Awal Tahun 1433H
Artikel 36 - Kelebihan Ayat Seribu Dinar
Artikel 35 - Mengenal Ibadah Haji
Artikel 34 - Menyambut Hari Raya Eidul Adha
Artikel 33 - Kelebihan Bulan Zulkaedah dan Bulan Zulhijjah
Artikel 32- Mengenal Hak-Hak dan Kewajipan Bersaudara (Bhg 5)
Artikel 31 - Mengenal Hak-Hak dan Kewajipan Bersaudara (Bhg 4)
Artikel 30- Mengenal Hak-Hak dan kewajipan Bersaudara (Bhg 3)
Artikel 29 - Mengenal Hak-Hak Dan Kewajipan Bersaudara (Bhg 2)
Artikel 28 - Mengenal Hak-Hak dan kewajipan Bersaudara (Bhg 1)
Artikel 27 - Bersilaturrahim Mengeratkan Persaudaraan
Artikel 26- Meraih Hasil Madrasah Ramadan
Artikel 25 - Keistimewaan Bulan Syawal
Artikel 24 - Syawal Bulan Kemenangan
Artikel 23- Mukmin Sejati Itu Dermawan (Bhg2)
Article 22 - Mukmin Sejati itu Dermawan (Bhg 1)
Artikel 21 - Lailatul Qadar Malam Penuh Rahsia
Artikel 20 - Ibadah Puasa Dari Perspektif Syarak
Artikel 19 - Adab-Adab Di Bulan Ramadan
Artikel 18 - Ramadan Bulan Mulia
Artikel 17 - Keistimewaan Bulan Syaaban
Artikel 16 - Menjadi Pasangan Mithali
Artikel 15 - Amanah Tanggungjawab Kita
Artikel 14 - Rejab Bulan Allah
Artikel 13 - Prinsip Islam Terhadap Anak Yatim
Article 12 - Pengurusan Masa Dalam Islam
 
Artikel 11 - Menjaga Kebersihan itu Wajib
Artikel 10 - Ayat-Ayat Motivasi Dalam AlQuran Bhg 2
Artikel 9 - Ayat-Ayat Motivasi Dalam Quran
Artikel 8 - Mencontohi Akhlak Mulia Nabi Ibrahim a.s.
Artikel 7 - Anak-Anak Saham Akhirat
Artikel 6 - Penceraian Bukan Penyelesaian
Artikel 5 - Kesihatan itu Nikmat
Artikel 4 - Bencana Dari Kacamata Islam
Artikel 3 - Perpaduan Demi Kejayaan
Artikel 2 - Pernikahan Menjaga Kesucian
Artikel 1 - Mari Sama-Sama Kita Berselawat
Publications
Kelebihan Bulan Rabiulawal
 

Kelebihan Bulan Rabiulawal
Rabiulawal ialah bulan ke-tiga di dalam kalendar hijriah setelah bulan Muharram dan bulan Safar. Ia dikenali juga dengan Bulan Maulid, Bulan Selawat dan Bulan Kelahiran Nabi Muhammad SAW kerana anjuran untuk memperbanyakkan selawat sesuai kelahiran Nabi Muhammd SAW. Seperti bulan-bulan Islam yang lain, bulan Rabiulawal membawa banyak sejarah dan keistimewaan tersendiri serta merupakan bulan yang dinanti-nantikan oleh pencinta Nabi Muhammad SAW, Nabi junjungan kita.

Pengertian Bulan Rabiulawal
Bulan Rabiulawal bermaksud bulan dimana bermulanya musim bunga dan musim berbuah bagi tanaman.

Peristiwa-Peristiwa Bersejarah dalam Bulan Rabiulawal
1. Umumnya yang paling diingati dan diraikan umat Islam di rantau ini pada bulan Rabiulawal ialah kelahiran insan mithali yang kita hormati dan contohi iaitu Nabi junjungan kita, Muhammad SAW. Walaupun terdapat beberapa riwayat berkenaan tarikh kelahiran Nabi Muhammad SAW namun semuanya bersepakat bahawa Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada bulan Rabiulawal dan yang paling masyhur ialah sumber-sumber yang mengatakan kelahiran Nabi SAW jatuh pada tanggal 12 Rabiulawal tahun Gajah.

Walaupun tidak diraikan dengan majlis besar-besaran pada zaman Rasulullah SAW, Majlis maulidur rasul seperti yang kita hadiri pada kebiasaannya merupakan inisiatif hasanah yang di mulakan oleh para sahabat dan tabiin bagi memperingati sejarah hidup Rasulullah SAW dan membuahkan kecintaan melalui selawat kepadanya. Hari ini, amalan ini telah kita lanjutkan sesuai hadis Nabi SAW yang bermaksud: “Sebaik-baik umatku ialah yang hidup pada kurunku, kemudian yang mengikuti zaman mereka dan kemudian yang mengikuti zaman mereka.” Juga dikeluarkan oleh Muslim dalam Shahihnya daripada Aisyah RA dengan lafaz: “Seorang lelaki telah bertanya kepada Nabi SAW siapakah umat yang terbaik?” Baginda menjawab: “Generasi yang mana aku berada dengan mereka, kemudian generasi seterusnya kemudian generasi ketiga.” (Riwayat Buraidah dan Nu’man bin Bashir radhiallahu 'anhuma sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnadnya, jld. 5, ms. 350 & 440). Malah, sambutan Maulidur Rasul hari ini lebih panjang mencakupi 12 hari atau sebulan.

Adapun  terdapat berbagai pendapat dari beberapa ulama’ tentang sambutan maulidur rasul atas dasar ianya bid’ah, ia bagaimanapun, merupakan bid’ah hasanah yang mendatangkan faedah dan kebaikan kepada masyarakat Islam. Pertama, ia mengingatkan masyarakat Islam khususnya muda mudi akan perjuangan Nabi Muhammad SAW yang harus dicontohi melalui syarahan-syarahan agama dan kupasan-kupasan dari perspektif berbeza-beza kehidupan Rasulullah SAW.

Kedua, sambutan-sambutan maulidurrasul disertai dengan lafaz-lafaz maulid mengajak umat Islam berselawat. Ini sekaligus mengajar umat Islam lafaz-lafaz selawat yang pelbagai versi dan mencetuskan amalan yang diharapkan dapat diteruskan selepas bulan ini.

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”. (Surah Al Ahzab ayat 56)

Manakala di dalam hadis-hadis Rasulullah SAW, terdapat banyak arahan dan kelebihan-kelebihan yang dinyatakan berkenaan dengan selawat ke atas baginda SAW, antaranya, sabda Rasulullah SAW yang bermaksud: “Barangsiapa yang berselawat ke atasku dengan sekali selawat nescaya Allah SWT akan berselawat ke atasnya sepuluh kali” (Hadis riwayat Imam Muslim daripada Abdullah bin Amru bin Al-‘Ass RA).

Bagi ibu bapa pula, lafaz-lafaz yang berlagu ini jika diajarkan kepada anak-anak menjadi satu amal jariah dalam membentuk keperibadian soleh.

Ketiga, sambutan maulidurrasul ini memberi peluang kepada yang berkemampuan untuk memberi makan kepada orang lain sekaligus menambah amalan kebaikan apalagi dengan doa ikhlas mereka yang menerima kebaikan tadi sebagaimana maksud hadis dari Abdullah Bin Umar RA bahawa Rasulullah SAW di dalam khutbahnya bersabda “tangan di atas itu lebih baik dari tangan di bawah. Tangan di atas itu memberi dan tangan di bawah itu meminta” (Riwayat Al Bukhari)

Keempat, merapatkan silaturrahim sesama saudara seIslam sebagaimana yang dianjurkan agama dalam firman Allah SWT: “Berpeganglah kamu kepada tali Allah dan janganlah kamu bercerai berai” (Surah Al-Imran: 103)

Menyambut peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Islam dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebaiknya diikuti dengan berpuasa, meningkatkan amalan fardu dan sunat, meningkatkan kefahaman akan pengajaran dari peristiwa tersebut dan pada bulan yang mulia ini, perbanyakkanlah berselawat kerana sesungguhnya selawat itu mempunyai kedudukan yang tinggi serta membawa banyak kelebihan, InsyaAllah, akan kita kupaskan kewajipan dan keistimewaan selawat pada artikel akan datang.

2. Rasulullah SAW tiba di Quba pada hari Isnin 8 Rabiulawal. Perkara pertama yang baginda lakukan ialah membina masjid bernama masjid Quba. Baginda kemudian meneruskan perjalanan sampai ke kota Yathrib pada hari Jumaat, 12 Rabiulawal, dan menunaikan solat Jumaat yang pertama di sebuah kawasan bernama Wadi Ranauna iaitu berhampiran perkampungan Bani Salim bin Auf. Sebuah masjid kemudian telah dibina di tempat solat Jumaat itu didirikan dan dinamakan Masjid Jumaah atau Masjid Wadi atau Masjid Atikah serta tersergam indah hingga ke hari ini.

3. Menurut sejarah, terdapat pelbagai peperangan yang berlaku pada bulan yang mulia ini. Antara peperangan yang mendapat liputan meluas pada bulan ini ialah peperangan Bawath, peperangan Bani Nadhir, peperangan Dummatul Jandal, peperangan Ghatfan dan peperangan Bani Lahyan.

4. Wafatnya Nabi Muhammad SAW pada hari lahirnya 12 Rabiulawal tahun 11 hijrah bersamaan 7 Jun 632M. Baginda wafat di rumah Aisyah RA dan dikebumikan di Madinah al Munawwarah.

5. Saidina Abu Bakar RA dilantik menjadi pengganti Rasulullah SAW pada bulan Rabiulawal dengan disokong oleh sahabat-sahabat Rasulullah SAW di Dewan Bani Saidah. Perkara pertama yang dilakukan oleh Saidina Abu Bakar RA berhubung dengan perlantikan beliau ialah memerangi mereka yang murtad setelah kewafatan Rasulullah SAW.

6. Pembukaan Iraq oleh tentera Islam pimpinan Khalid Ibni Walid pada zaman pemerintahan Saidina Abu Bakar RA.

7. Pembukaan Baitul Maqdis oleh Salahuddin al Ayyubi setelah tentera Islam menewaskan tentera salib pada 583H.

8. Kejatuhan empayar kerajaan Islam Sepanyol di Andalusia oleh tentera Sepanyol yang dipimpin oleh Fedinando dan Isabella pada tahun 897H. Sejak itu, bermulalah kemusnahan tempat-tempat bersejarah warisan umat Islam, masjid-masjid ditukar menjadi gereja dan muzium serta tiada lagi kedengaran suara azan berkumandang di negara tersebut. Umat Islam, oleh itu, harus mengambil iktibar bahawa kemusnahan agama Islam boleh berlaku jika kita tidak berhati-hati dan berpecah belah.

Begitulah kelebihan bulan Rabiulawal. Marilah kita meraih keberkahan setiap bulan dengan berpuasa sekurang-kurangnya 3 hari dalam sebulan sebagaimana maksud hadis SAW. Daripada Abi Hurairah r.a katanya: “Rasulullah telah berwasiat kepadaku tiga perkara, iaitu puasa tiga hari setiap bulan, sembahyang Dhuha dua rakaat dan sembahyang sebelum tidur.”

Sesuai dengan adanya peristiwa kelahiran dan kewafatan Nabi Muhammad SAW pada bulan yang mulia ini, marilah kita basahkan lidah dengan memperbanyakkan berselawat ke atas Nabi Muhammad SAW, Allahumma Solli ‘Ala Sayyidina Muhammad!

Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Ditulis oleh:

Ustazah Azeemah Mustafa, BA (Hons) Pengajian Islam (Perbandingan Agama), MA Sains Kemanusiaan (Komunikasi Massa), Universiti Islam Antarabangsa Malaysia.
 
Ustaz Rafiuddin Ismail, BA Syariah, Universiti Al Azhar, Mesir.

© Copyright 2011-2012 Jamiyah Singapore - Jamiyah Education Centre. All rights reserved.